17 Disember 2012

12Desember



Pernah terkilas kembali apa yang pernah kujanjikan
Yang kujanjikan adalah tidak terlalu muluk
Hanya sepenggal kata-kata sederhana
Yang tanpa kaucapkan lagipun, kau tlah mengerti
Karena itu adalah bagian dariku yang harus kutinggalkan
Kau juga pasti mengetahui…
Tentang waktu dan kekuatannya bukan?...
Yaa.. akupun tlah dipaksa untuk merasakannya
Ketika yang berada didalam objek itu adalah dirimu…
Mereka bukan kejam
Ataupun beramah tamah..
Tapi mereka hanya melakukan sesuatu ketika itu adalah bagian ceritanya…
Sebut sajalah itu sebuah hak akronim
Merasakan tanpa terbebani,
Dan tepat hari itu
Aku merasakan bahwa tidak ada guna lagi berjanji.
Aku terlalu naïf untuk percaya lagi kepada kalimat-kalimat.
Dan aku gagal bertahan dalam spiral waktu.

Mungkin beberapa pernyataan itu maknanya seperti ini
“janji apakah yang bisa kau lakukan jika janji itu tlah kehilangan objeknya
Kalimat apalagikah yang kau percayai jika ternyata ada yang lebih menjanjikan atas dirimu, atau juga dia mengatakan seberapa  basahkah engkau dibawah hujan, yang payungnya tanpa rangka”

Biar kusederhanakan lagi sajalah…
Aku tlah dipaksakan untuk merasakan
Dan kaupun juga mungkin merasakan
Yang tidak terlihat lagi adalah makna terbebani itu
Dan kurasa cukup pantaslah dirimu mengerti kalimat ini.


Ejk3 (menurut kau)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan